Filosofi Pela Gandong: Cara SMPN 1 Ambon Rawat Persaudaraan di Lingkungan Sekolah

Ambon dikenal dengan kekayaan budayanya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, salah satunya adalah melalui kearifan lokal yang disebut dengan Filosofi Pela Gandong. Di SMPN 1 Ambon, nilai luhur ini tidak hanya menjadi bagian dari pelajaran sejarah, tetapi diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk merawat persaudaraan di lingkungan sekolah. Istilah “Pela” yang berarti suatu ikatan persaudaraan dan “Gandong” yang merujuk pada saudara sekandung, menjadi fondasi utama dalam membangun karakter siswa yang toleran, inklusif, dan penuh kasih sayang terhadap sesama tanpa memandang latar belakang agama maupun suku.

Penerapan Filosofi Pela Gandong di sekolah dimulai dari hal-hal sederhana seperti tradisi saling menyapa dan berbagi. Para guru di SMPN 1 Ambon secara konsisten menanamkan pemahaman bahwa setiap siswa yang masuk ke gerbang sekolah adalah bagian dari keluarga besar. Jika ada satu siswa yang mengalami kesulitan, baik itu masalah akademik maupun pribadi, siswa lainnya didorong untuk memberikan dukungan layaknya membantu saudara kandung sendiri. Hal ini menciptakan suasana belajar yang sangat nyaman, di mana persaingan antar siswa berubah menjadi kolaborasi yang produktif untuk maju bersama-sama demi prestasi sekolah.

Dalam kurikulum sekolah, Filosofi Pela Gandong diintegrasikan ke dalam pendidikan karakter dan proyek sosial. Siswa sering dilibatkan dalam kegiatan bakti sosial yang melibatkan berbagai komunitas di Kota Ambon. Melalui interaksi langsung ini, siswa belajar bahwa keragaman adalah kekayaan yang harus dijaga. Mereka diajarkan untuk menjadi jembatan perdamaian di tengah masyarakat. Dengan memahami esensi dari persaudaraan sejati, potensi konflik atau perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dapat diminimalisir secara efektif karena adanya rasa memiliki dan rasa tanggung jawab untuk menjaga kehormatan satu sama lain.

Selain itu, sekolah juga rutin mengadakan acara seni dan budaya yang menampilkan pesan-pesan perdamaian berbasis Filosofi Pela Gandong. Melalui nyanyian, tarian, dan drama, siswa mengekspresikan betapa pentingnya menjaga ikatan persaudaraan yang telah diwariskan oleh nenek moyang. Kegiatan ini sangat efektif untuk menyentuh sisi emosional pelajar remaja, sehingga nilai-nilai tersebut tidak hanya berhenti di tataran kognitif saja, tetapi benar-benar meresap ke dalam hati sanubari. Sekolah menjadi miniatur masyarakat Ambon yang harmonis, di mana setiap individu merasa dihargai dan diterima apa adanya.

Ambon dikenal dengan kekayaan budayanya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, salah satunya adalah melalui kearifan lokal yang disebut dengan Filosofi Pela Gandong. Di SMPN 1 Ambon, nilai luhur ini tidak hanya menjadi bagian dari pelajaran sejarah, tetapi diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk merawat persaudaraan di lingkungan sekolah. Istilah “Pela” yang berarti suatu ikatan…